Ibu Kota ri Resmi Pindah Ke Kalimantan

Ibu Kota ri Resmi Pindah Ke Kalimantan

Ibu Kota ri Resmi Pindah Ke Kalimantan

Joko Widodo, Presiden Indonesia pastikan jika Ibukota Indonesia dipindah ke Pulau Kalimantan. Namun, kepastian provinsi akan diumumkan pada bulan Agustus esok.

April lalu menjadi awal penentuan terkait kepastian kepindahan Ibukota ini. Jokowi memutuskan pada rapat terbatas jika Ibukota Indonesia pindah ke luar Jawa.

“Presiden memilih alternative ketiga, yaitu memindahkan Ibukota ke Luar Jawa,” ujar Bambang Brodjonegoro, Kepala Bappenas.

Meski begitu belum diputuskan secara resmi pulau mana yang akan dihendaki untuk menaungi Ibukota Negara. Ada beberapa opsi diantaranya Pulau Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Namun, pilihan ini mengerucut ke Kalimantan, mengingat Pulau tersebut berada di tengah Indonesia.

Ada 3 kota yang menjadi alternative lokasi Ibu Kota yang baru. Yakni di Provinsi Kalimantan Tengah, Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan, dan terakhir Bukit Soeharo, Provinsi Kalimantan Timur.

PALANGKA RAYA - Recana pemerintah pusat memindahkan Ibukota Republik Indonesia tidak lagi sekedar wacana. Dua lokasipun sudah dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo. Bukit Soeharto, Kalimantan Timur dan Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Dilansir dari antaranews.com, pada Senin (29/7/2019), Presiden RI, Joko Widodo akhirnya telah memutuskan Ibukota Republik Indonesia pindah ke Pulau Kalimantan.

Menurut antaranews, keputusan tersebut diambil selain mempertimbangkan aspek geografis kalimantan yang berada di tengah Indonesia, juga terkait pertimbangkan lain seperti kebencanaan, sosial politik serta ketersediaan air.

Sementara itu, isu beredar pada bulan Agustus 2019 mendatang akan dilakukan peletakan batu pertama dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok alias BTP ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Ibukota baru tersebut.

Isu tentang rencana peletakan batu pertama untuk ibu kota baru di Kalimantan pada bulan depan langsung dibantah oleh Menterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Basuki menjelaskan, peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Agustus 2019 mustahil karena diperlukan perizinan dari berbagai pihak, yang memakan waktu lama.

“Sejauh ini sudah tiga alternative daerah yang lahannya siap untuk menjadi ibu kota baru. Ada yang 80.000 hektare, 120.000 hektare, ada juga yang 300.000 hektare. Lahan seluas itu lebih dari cukup, mengingat DKI Jakarta sendiri memiliki luas sekitar 66.000 hektare,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Dilansir dari IDN times, biaya pemindahan ibu kota negara ini disebut-sebut mencapai Rp465 triliun. Pulau Kalimantan pun dipastikan menjadi pulau Ibukota bernaung. Sementara untuk provinsinya, Jokowi disebut-sebut lebih condong ke Kaltim dan Kalteng

Bappenas pun ditarget menyelesaikan masterplan pemindahan sebelum Agustus. Lokasi final ibukota pun diduga akan bisa diumumkan setelah masterplan ini.

Sementara untuk proses pemindahan ibu kota negara dilakukan secara bertahap hingga lima tahun kedepan.

Ini Cuitan dari warga mengenai Ibu Kota ri Resmi Pindah Ke Kalimantan



Belum ada Komentar untuk "Ibu Kota ri Resmi Pindah Ke Kalimantan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel